Salahkah memiliki perhitungan atas apapun yang kita lakukan?

Salahkah memiliki perhitungan atas apapun yang kita lakukan?

Perhitungan, sering kali kita mendengar kata ini sebagai tanda-tanda orang yang tidak mungkin maju. Terlalu banyak perhitungan membuat seseorang sulit untuk sukses dan pada akhirnya kita jatuh dalam kehidupan tanpa perhitungan. Dimana kita bebas melakukan apa saja dan mempertaruhkan apa saja tanpa berfikir kembali, kita sebut ini dengan kunci kesuksesan.

Tapi apa benar seperti itu? Banyak dari kita dengan semangat yang menggebu-gebu rela mengutang sebanyak-banyaknya demi kesuksesan. Tanpa hutang, bisnis tidak bisa jalan. Karena tidak punya modal maka hutang menjadi satu-satunya jalan keluar yang dipercaya bisa membuat pohon-pohon uang dimasa depan. Namun apa benar seperti itu?

Lalu jika bisnis hanya butuh uang, kenapa yang lain bisa gagal? Tidakkah pernah kita berfikir kembali mengapa hal itu bisa terjadi? Jika sekolah adalah jalan kesuksesan, kenapa banyak lulus jadi pengangguran padahal sudah mengeluarkan banyak uang untuk kuliah? Jika bekerja adalah kunci kesuksesan, kenapa ada orang yang bekerja puluhan tahun tetap pada kehidupan yang sama bahkan dengan gaji yang sama? Apakah yang salah atau Apakah ada yang keliru dengan pemikiran ini?. Continue reading “Salahkah memiliki perhitungan atas apapun yang kita lakukan?”

Siapakah lawan kita yang sebenarnya?

Siapakah lawan kita yang sebenarnya?

Sering kali kita mendengar barbagai berita tentang orang jahat dan orang baik, siapa lawan dan kawan, siapa yang pantas dihukum dan siapa yang pantas dibebaskan, Siapa yang pantas dipuji dan siapa yang pantas diolok-olok? Siapa yang benar dan siapa yang salah. Daftar yang saling bertentangan ini akan terus dan terus bertambah. Namun pernahkah kita berfikir siapakah lawan dan kawan kita yang sebenarnya?

Ketika kita merasa orang lain benar, dia akan menjadi kawan kita, dia adalah pihak yang baik yang pantas dipuji. Sebaliknya, ketika orang yang sama melakukan hal yang menurut kita salah maka kita mulai menulainya buruk, jahat dan menjadi lawan kita. Tapi apakah bisa kita menjamin dengan yakin bahwa orang lain itu salah? Mungkinkah pendapatnya bisa saja benar, kita hanya tidak tahu saja lalu dengan cepat kita mulai menilai dia salah? Tentu saja belum tentu.

Sadarkah kita, saat ini kita telah menghabiskan waktu  kita yang berharga memikirkan apakah orang lain itu benar ataupun salah? Sadarkah kita bahwa ide-ide orang benar dan salah ternyata hanya bermain-main dikepala kita dan berusaha membuat kita menghabiskan waktu kita untuk mengerjakan pekerjaan yang lebih efektive untuk kita? Mengerjakan pekerjaan yang lebih berguna untuk kita? Sadarkah kita, kalau otak kita sedang berlika liku dengan apa yang orang lain lakukan yang mungkin saja jika kita pikir seribu kalipun tidak akan menghasilkan apa-apa selain perasaan kita yang semakin buruk. Continue reading “Siapakah lawan kita yang sebenarnya?”